Muara Enim 11 Juli 2026, Program Studi Diploma III Kebidanan Muara Enim Poltekkes Kemenkes Palembang kembali dipercaya sebagai penyelenggara Computer Based Test (CBT) Center dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Periode II Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting yang harus diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai bentuk evaluasi pencapaian kompetensi sesuai standar nasional tenaga kesehatan.

Pelaksanaan UKOMNAS berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia nasional. Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis komputer di CBT Center Prodi Kebidanan Muara Enim dengan pengawasan ketat dari pengawas lokal dan pengawas pusat untuk menjamin objektivitas, kredibilitas, dan integritas pelaksanaan ujian.

Sebelum pelaksanaan ujian, peserta telah mengikuti berbagai kegiatan persiapan, antara lain pembekalan, try out, pendalaman materi, serta simulasi penggunaan sistem CBT. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapan peserta baik dari aspek akademik maupun teknis dalam menghadapi ujian kompetensi nasional.

Ketua Program Studi D-III Kebidanan Muara Enim sekaligus KCC menyampaikan bahwa UKOMNAS bukan sekadar ujian akhir, tetapi merupakan instrumen untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan profesional kepada masyarakat.

Pelaksanaan UKOMNAS Periode II Tahun 2026 juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Prodi Kebidanan Muara Enim. Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, serta strategi pembinaan mahasiswa untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan kompetitif.

Melalui pelaksanaan UKOMNAS ini diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik dan dinyatakan kompeten, sehingga siap memasuki dunia kerja serta berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi, anak, dan kesehatan reproduksi masyarakat Indonesia.

“UKOMNAS bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi bukti kesiapan calon bidan untuk memberikan pelayanan profesional yang berkualitas kepada masyarakat.”

Leave a Comment