Muara Enim — Semangat kemerdekaan terasa begitu meriah di lingkungan Program Studi Kebidanan Muara Enim Poltekkes Kemenkes Palembang. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keluarga besar Prodi Kebidanan Muara Enim menggelar berbagai perlombaan yang diikuti dengan penuh antusias oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, security, dan cleaning service.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keceriaan, tawa, dan semangat kebersamaan. Seluruh peserta berbaur tanpa membedakan jabatan maupun status, menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kekompakan keluarga besar Prodi Kebidanan Muara Enim.
Berbagai permainan menarik dan menghibur disiapkan untuk memeriahkan perayaan. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, sebagian besar perlombaan membutuhkan kerja sama tim, komunikasi, konsentrasi, ketangkasan, dan kekompakan.
Adu Kekompakan dalam Lomba PBB
Perlombaan diawali dengan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang menguji kedisiplinan dan kekompakan setiap regu. Peserta dituntut mampu mengikuti aba-aba dan menampilkan gerakan yang seragam. Lomba PBB menjadi gambaran bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan untuk bekerja bersama dan mengikuti satu komando.
Serunya Estafet Air dengan Mata Tertutup
Keceriaan semakin terasa ketika peserta mengikuti lomba mengisi air ke dalam ember secara estafet dengan mata tertutup. Peserta harus berjalan dan menuangkan air dengan mengandalkan arahan dari rekan satu tim. Teriakan penyemangat dari anggota regu dan penonton membuat suasana semakin ramai. Tak jarang peserta salah arah atau air yang dibawa justru tumpah sebelum sampai ke tujuan, sehingga mengundang gelak tawa.
Tantangan Bola dan Gelas di Atas Kepala
Lomba memindahkan bola ke dalam gelas yang diikat di kepala secara beregu juga menjadi salah satu permainan yang menarik perhatian. Peserta harus menjaga keseimbangan dan mengatur gerakan agar bola dapat masuk ke dalam gelas. Dibutuhkan koordinasi yang baik antaranggota regu agar permainan dapat diselesaikan dengan cepat. Berbagai ekspresi lucu dan aksi spontan peserta berhasil menciptakan suasana yang semakin meriah.
Joged Keliling Kursi, Bikin Semua Tertawa
Kemeriahan berlanjut dengan lomba joged keliling kursi. Peserta berjoget mengelilingi kursi mengikuti irama musik. Ketika musik berhenti, peserta harus segera mendapatkan tempat duduk. Permainan ini sukses mengundang tawa dan sorak-sorai dari seluruh warga kampus. Tidak hanya peserta, penonton pun ikut menikmati keseruan perlombaan.
Adu Ketangkasan Menurunkan Bola dari Kardus
Perlombaan terakhir yang tak kalah menghibur adalah menurunkan bola kecil dari kardus yang diikat di bagian belakang tubuh. Peserta harus menggerakkan tubuh sedemikian rupa agar bola dapat keluar dari kardus tanpa menggunakan tangan. Gerakan peserta yang berusaha mengeluarkan bola menjadi tontonan yang menghibur. Semangat pantang menyerah dan kreativitas peserta menjadi daya tarik tersendiri dalam perlombaan tersebut.
Bukan Sekadar Perlombaan
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, membangun solidaritas, meningkatkan kekompakan, dan menciptakan suasana kerja serta belajar yang menyenangkan. Kehadiran dosen, tendik, mahasiswa, security, dan cleaning service dalam satu rangkaian kegiatan menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan Prodi Kebidanan Muara Enim. Semua peserta dapat menikmati kegiatan dengan penuh kegembiraan dan sportivitas.
Semangat kemerdekaan juga tercermin melalui keberanian untuk berkompetisi secara sehat, saling mendukung, serta menghargai setiap peserta. Kekalahan tidak menjadi penghalang untuk tetap tertawa dan bersenang-senang, sementara kemenangan dirayakan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Melalui kegiatan ini, keluarga besar Program Studi Kebidanan Muara Enim Poltekkes Kemenkes Palembang berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada perayaan HUT RI, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan akademik maupun lingkungan kerja sehari-hari.
Dengan semangat kemerdekaan, kita kuat karena bersatu, maju karena bersama, dan berkarya untuk Indonesia.


